Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bontang

Tatap Digitalisasi Persyarikatan, PDM Bontang Gelar Pelatihan SatuMu untuk Cabang dan Ranting

M
Tatap Digitalisasi Persyarikatan, PDM Bontang Gelar Pelatihan SatuMu untuk Cabang dan Ranting

pdmbontang.com, Bontang – Digitalisasi di dalam tubuh Persyarikatan Muhammadiyah sudah menjadi keniscayaan. Oleh karena itu, PDM Bontang melalui Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) PDM Bontang menggelar sosialisasi dan pengoperasian aplikasi Satu Data Muhammadiyah (SatuMu).

Kegiatan ini digelar pada Ahad, 1 Maret 2026 di SMP Muhammadiyah 1 Bontang. Hadir sebagai peserta adalah para ketua dan sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Bontang.

Turut hadir, Ketua PDM Bontang H. Mustamar, Sekretaris PDM Bontang Sajaruddin, serta perwakilan Bank Danamon Syariah dari Balikpapan dan Cabang Bontang. Ketua MPID PDM Bontang, Muhammad Zulfikar Akbar menjadi narasumber pemateri kegiatan ini.

Mengawali kegiatan, H. Mustamar dalam sambutannya menyebut, kegiatan ini merupakan hasil rencana tindak lanjut (RTL) dari kegiatan Training of Trainers yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kaltim di Samarinda, Januari lalu.

“Dengan SatuMu pengelolaan organisasi akan semakin efisien, cabang dan ranting juga dapat mengetahui dengan pasti siapa-siapa saja anggotanya, dan jumlah besaran iuran yang didapat,” jelasnya.

Perwakilan Bank Danamon cabang Bontang, Eko Budiyanto menyampaikan Bank Danamon Syariah sudah bekerja sama dengan PP Muhammadiyah untuk pengelolaan dana iuran anggota yang masuk di SatuMu.

“Kami sesuai arahan dari pusat juga siap membantu kebutuhan Persyarikatan Muhammadiyah di daerah, cabang, dan ranting,” ujarnya.

Perwakilan Bank Danamon Syariah Balikpapan, Fitri Ayu juga berkesempatan memaparkan lebih lanjut terkait kerja sama Bank Danamon Syariah dengan Muhammadiyah. Beberapa produk keuangan yang dikerjasamakan pun dijelaskan pada kegiatan ini.

Materi pun dimulai dengan pengenalan aplikasi SatuMu dan ekosistem digital Muhammadiyah yang saat ini eksis. Praktik menambahkan agen, verifikator, mengubah data, dan lain-lain juga disampaikan dalam acara ini. ***