pdmbontang.com, Bontang – Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah berlangsung khidmat dan meriah di Halaman Masjid Al Ikhlas Muhammadiyah, Ahad (23/11/2025).
Mengusung tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, kegiatan ini dirangkai dengan senam bersama, pembukaan resepsi, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, pidato Milad, hingga jalan santai,
Resepsi Milad turut dihadiri unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)–Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)–Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), organisasi otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), guru, siswa, dan warga persyarikatan dari seluruh Bontang.
Puncak acara ditandai dengan penyampaian sambutan Wali Kota Bontang yang dibacakan oleh Pj Sekretaris Daerah, Akhmad Suharto.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kota Bontang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kehadiran Muhammadiyah selama ini telah banyak membantu pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, membina akhlak generasi muda, serta mendorong terciptanya masyarakat yang maju dan religius,” ujar Pj Sekda membacakan sambutan Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan sekadar organisasi, tetapi gerakan pencerahan yang memberi manfaat luas bagi warga Bontang.

“Inilah bentuk refleksi sekaligus kontribusi Muhammadiyah di tingkat lokal—bahwa pergerakan ini terus memberi manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bontang, H. Mustamar, dalam pidato Milad menegaskan bahwa tema nasional tahun ini bukan hanya slogan, tetapi panggilan kerja bagi seluruh warga persyarikatan.
“Tema ini sangat relevan. Kita hidup di kota industri, namun kesejahteraan harus dirasakan merata oleh seluruh warga. Ini adalah panggilan jihad kemanusiaan bagi Muhammadiyah Bontang,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat.
“Jika Pemkot punya program Bontang Pintar, Muhammadiyah berkontribusi melalui sekolah-sekolah kita. Jika pemerintah fokus mengurangi kemiskinan, kita punya LAZISMU yang terus bergerak menyantuni duafa,” ujarnya.
Selain itu, Mustamar mengingatkan pentingnya penguatan dakwah jamaah, peningkatan mutu pendidikan Muhammadiyah, dan gerakan ekonomi umat.
Pada kesempatan tersebut, Pj Sekda juga menyampaikan harapan Pemerintah Kota Bontang agar persyarikatan terus menjadi pilar dalam pembangunan sumber daya manusia.
“SDM yang unggul menjadi fondasi bagi terwujudnya kesejahteraan bangsa yang berkelanjutan,” tuturnya.
Pemkot juga berterima kasih atas partisipasi Muhammadiyah yang telah berjalan lebih dari satu abad.
“Muhammadiyah telah membuktikan nyala itu lebih dari seratus tahun. Mari lanjutkan ikhtiar mulia ini,” demikian penutup sambutan.
Setelah acara seremonial, warga Muhammadiyah mengikuti jalan santai serta pembagian doorprize. Momen ini menjadi wadah mempererat kebersamaan lintas generasi.
Kegiatan Milad tahun ini kembali meneguhkan peran Muhammadiyah sebagai gerakan yang tidak hanya berorientasi ibadah, tetapi juga pemberdayaan sosial dan kemajuan masyarakat Bontang. ***