pdmbontang.com, Bontang – Geliat berbagi menyambut bulan suci Ramadan mulai ditebar oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Bontang. Melalui aksi kreatif Bazar Pakaian Layak Pakai, gabungan empat organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah ini sukses menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp 8.346.000.
Kolaborasi solid ini melibatkan Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Mereka bergerak menggelar “roadshow” bazar di delapan titik strategis di Kota Bontang selama beberapa hari terakhir.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Rozak, menyampaikan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan misi sosial untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan pakaian berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus beramal.
“Alhamdulillah, respons warga luar biasa. Total donasi dari hasil penjualan di seluruh lokasi mencapai angka Rp 8,3 juta lebih. Ini melampaui ekspektasi kami,” ujar Idul, sapaan akrabnya.
Related Post
Sebaran Lokasi dan Perolehan Donasi
Berdasarkan rekapitulasi panitia, antusiasme tertinggi tercatat di lokasi TPA Al Muhtadin dengan total penjualan mencapai Rp 1.631.000. Posisi kedua ditempati oleh titik bazar di wilayah RT 30 Kelurahan Tanjung Laut sebesar Rp 1.607.000.
Kontribusi signifikan juga datang dari titik lainnya, seperti Halaman Kelurahan Loktuan (Rp 1.142.000) dan Lapangan Futsal Guntung (Rp 954.000). Lokasi lain yang menjadi sasaran roadshow meliputi Asy Syuhada, Lapangan Voli Lembah Ujung, Masjid Al Muhajirin Tanjung Limau, dan Pelataran BK.

Dari Pakaian Jadi Sembako
Idul menegaskan integritas pengelolaan dana bazar ini. Seluruh keuntungan penjualan dipastikan tidak masuk ke kas organisasi, melainkan didedikasikan sepenuhnya untuk program sosial Ramadan.
“Hasil penjualan ini akan kami konversikan menjadi paket sembako. Targetnya adalah masyarakat dhuafa di Kota Bontang agar mereka bisa menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang,” tegasnya.
Saat ini, panitia tengah melakukan pemetaan (mapping) penerima manfaat dan menggelar rapat teknis agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Selain itu, sisa pakaian yang belum terjual juga akan dialokasikan untuk kegiatan amal lainnya agar tetap memberikan kebermanfaatan. ***











